Catatan Genduk: Melahirkan Genduk (Bagian 9)

Saat sendirian di ruang observasi kamar bersalin, aku sempat apa ya istilahnya, menangis? Ah bisa sesedih ini ya rasanya. Entah (mungkin) hanya meluapkan sebuah emosi yang tak tertahankan. Bukankah sesorang yang berusaha sekuat mungkin terlihat tegar, memang ternyata sangat rapuh didalamnya? Orang lain boleh melihatmu terlihat kuat dari luar, even suami mu sendiri atau ibumu … Read more

Catatan Genduk: Melahirkan Genduk (Bagian 8)

Setiap semoga yang ku panjatkan seperti luput semua. Bidan bilang aku hampir mengalami plasenta previa. Plasentanya ngga di atas tapi hampir ke bawah. Meskipun tak menutupi jalan lahir, tapi aku ngga boleh hamil dulu dalam waktu dekat. Takutnya di kehamilan berikutnya malah menutupi jalan lahir. Sebelumnya dr Imam bilang kalo posisi bayiku posterior. Padahal posisi … Read more

Catatan Genduk: Melahirkan Genduk (Bagian 6)

Beberapa menit kemudian, entah sobekan perut yang keberapa lapis, dan perutku ditekan gitu rasanya sampai akhirnyaaa.. Eaak eaakk eaakkk! Genduk lahir. Masya Allah tabarakallah. “selamat ya, bayinya perempuan.” Aku langsung banyak mengucapkan alhamdulillah. Puji syukur atas karunia Allah akhirnya bisa melahirkan dengan sehat dan selamat. Tak henti-heninya mengucap hamdanlillah. Yang penting anak ini selamat. Anak … Read more

Catatan Genduk: Melahirkan Genduk (Bagian 5)

Meja operasi yang dingin seperti kata orang-orang kini telah aku rasakan. Banyak tim yang lalu lalang. Ada dokter anastesi, ada dokter anak, aduh pokoknya banyak orang. Ruangan yang sangat dingin. Aku sempat ngobrol sama buk yang akan menyuntikkan bius di punggungku. “bu, saya tegang,” kataku emang beneran tegang, cemas, was was dan ke-lebay-an lain. “tenang … Read more

Catatan Genduk: Melahirkan Genduk (Bagian 4)

Sampai di hermina aku menelpon papa, minta tolong agar menemaniku di sini. Semua sempat syok. Karena tahu pasti akan berakhir di meja operasi. Aku mendaftar di UGD kemudian papa datang. Aku masuk ruangan observasi kamar bersalin. Dimarahin suster, karena sangat nekat baru ke RS setelah KPD selama 29 jam. Prosedur RS adalah, bayi harus segera … Read more

Catatan Genduk: Melahirkan Genduk (Bagian 3)

Aku minum pil pink kecil tersebut bada magrib. Dan menunggu gelombang tjintah datang. Kata bidan sih maksimal 2 jam akan mulai terasa. Yah kan reaksi tiap tubuh beda-beda, ada yang langsung berasa, ada yang setelah dua jam baru berasa dan ada yang gagal; tidak berasa apa-apa. Yah aku berdoa aja sambil ikhtiar. Pukul 12 malam, … Read more

Catatan Genduk: Melahirkan Genduk (Bagian 2)

Sampai di bidan, aku hanya bertemu bidan Hilma. Dicek dong sama mba Ima pake kertas lakmus, dan emang beneran ketuban. Saat cek VT emang masih baru pelunakkan mulut rahim. Ditanyain sudah berapa kali ganti pembalut, kemudian aku diperbolehkan pulang. Disanguin amoxicilin juga, karena ketuban yang pecah itu rawan infeksi. Dengan catatan banyak minum air degan, … Read more

Catatan Genduk: Melahirkan Genduk (Bagian 1)

Malam ini lagi me time, Ghaitsa abis gumoh lumayan banyak, terus bobo. Sebelumnya dengan drama mulet-mulet ngga mau bobo. Abang-abangnya ikut ayahnya ke rumah mbahnya. Oke aku akan sedikit cerita tentang lika liku melahirkan genduk. Mumpung senggang. *inhale Sebenarnya suamiku sudah menyarankan agar aku tinggal dengan mama papa saat mendeketi HPL. Dia lumayan khawatir juga … Read more

Sehari Belanja Pengalaman Mengajar Anak-anak

Bermain DIY Tata Surya

Sudah hampir memasuki penghujung tahun nih! Sebentar lagi kita akan memasuki babak baru tahun2021, masya Allah. Seperti akhir tahun sebelumnya, saya juga memiliki beberapa resolusi tahunan. Ada goals yang sudah beres dan ada beberapa yang terkena dampak hantaman pandemi. Memang beberapa bulan terakhir membuat semua orang bersusah payah adaptasi dengan ritme hidup baru. Tapi saya … Read more

Jurnal Kontribusi Hexagon City

kontribusi kota

Pekan ini kami mengulas kembali perjalanan kami selama kurang lebih 2 bulan di Hexagon City. Membuka kembali napak tilas jurnal tentang passion, character, habit, dan 4E. Sebelumnya ada kabar sedih bahwa kami kehilangan salah seorang tetangga kami yang memilih ‘jeda’ dari hiruk pikuk HC. Sebuah pilihan yang berat dan tentu kami merasa sangat kehilangan. Saya … Read more

Did You Know You Used to be My Hero? 

Note : silahkan meluangkan waktu sejenak sambil ngopi atau nyemil kacang rebus. Boleh sambil gegoleran, asal jangan mikirin mantan. Cerita ini sepanjang drama indosiar! Aku memanggilnya ayah. Kadang aku pikir, apa sih hebatnya dia? apakah hanya karena berhasil menyumbangkan setetes maninya sehingga bisa membuahi sel telur ibuku dan booom, jadilah aku. Proses itu memang berperan, … Read more

Perawatan Jenazah dengan Cinta karena Allah (part 4/4)

Perawatan Jenazah dengan Cinta karena Allah

Bunda bilang, bagaimana kalau yang meninggal ibumu?Apakah engkau akan menyerahkan beliau untuk dirawat org lain? Dimandikan org lain? Dishalatkan org lain? Sedangkan tak ingatkah engkau bagaimana beliau merawatmu? Memandikanmu dengan cinta? Mengajarkanmu mengeja bacaan shalat? Jijikkah kau membersihkan kotoran beliau? Sedangkan berapa kali beliau terjaga setiap malam mengganti dan membersihkan kotoranmu? Tidak inginkah kau mengepang … Read more

Perawatan Jenazah dengan Cinta karena Allah (part 3/4)

Perawatan Jenazah dengan Cinta karena Allah

Bunda Ifa (seorang guru Madrasah Aliyah di Tabanan Bali dan praktisi perawat jenazah selama 20th) sebagai pemateri workshop ini. Benar kata beliau, kami dipertemukan di workshop ini karena Allah yang memanggil hati kami. Benar kata beliau, merawat jenazah sesuai tuntunan syariah islam memang yang paling mudah, ngga njlimet dengan tambahan adat yang biasanya berlaku di … Read more

Perawatan Jenazah dengan Cinta karena Allah (part 1/4)

Perawatan Jenazah dengan Cinta karena Allah

Beberapa hari lalu (Jumat 21/12) saya kebetulan liat youtube yang sliweran di fb judulnya “apakah boleh anak laki² memandikan jenazah ibunya, dan sebaliknya”. Maklum anak saya (baru) laki² semua ye kan. Abis liat youtube kok ada beberapa pertanyaan yang mengganjal. Saya tanyalah pada guru spiritual saya, partner diskusi sableng @jihanmw. Setelah lega tanya², kok saya … Read more

Dampak Covid-19 Bagi Istri Buruh Lepas Pantai

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa virus corona (Covid-19) pertama kali muncul di kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019. Setelah itu, penularan virus Covid-19 terjadi sangat cepat menyebar dan mengancam keselamatan manusia. Ratusan ribu jiwa telah menjadi korban sehingga virus ini mendapat banyak perhatian dari banyak negara, termasuk Indonesia. Penyebarannya yang sangat cepat membuat … Read more